Logo Desa
Gua Santa Maria Medali Wasiat Meyes
Panduan Peziarah • Taman Wisata Rohani

Gua Santa Maria Medali Wasiat

Kampung Meyes, Distrik Marouj Mega, Manokwari Utara - Papua Barat

Formulir Kunjungan Peziarah
© KKN-T INFORMATIKA 2026

Pengantar Taman Wisata Rohani

Keuskupan Manokwari-Sorong (KMS) mempercayakan pengembangan wilayah pantai utara kepada Paroki St. Thomas Aquinas-Amban. Mengingat tanggung jawab ini, pada tanggal 29 Januari 2022 diadakan seremonial upacara adat dan peletakan batu pertama Gedung Gereja Santa Maria Medali Wasiat yang dipimpin oleh Mgr. Hilarion Datus Lega. Syukur kepada Allah proses pembangunan yang panjang ini membuahkan hasil yang membanggakan.

Pada tanggal 5 Mei 2023 diberkatilah Gedung Gereja dan rumah pastoran di Kampung Meyes ini. Selanjutnya, sesuai amanat Bapak Uskup untuk mengembangkan wilayah ini menjadi Taman Wisata Rohani. Dalam kenangan syukur atas satu tahun Gereja Stasi, kami mempersembahkan Gua Maria Medali Wasiat kepada umat Keuskupan KMS. Di dalam Kawasan Gua Maria ini terdapat sumur "Bejana Rohani", Altar "Tahta Kebijaksanaan", dan Gua "Tabut Perjanjian" yang bisa menjadi tempat berziarah.

Fasilitas yang Tersedia saat ini:

  • 1. Kapel dengan kapasitas 160 orang
  • 2. Pendopo dengan kapasitas 100 orang
  • 3. Gua Maria
  • 4. Jalan Salib
  • 5. Pieta dan Golgota

Kami akan terus mengembangkan Taman Wisata Rohani ini dengan berbagai fasilitas, seperti Tempat Penginapan dan Taman Doa. Dukungan dan bantuan Anda sungguh sangat diharapkan. Semoga Bunda Maria merestui niat baik kita. "Per mariam ad lesum"

Perjalanan Rohani Bersama Bunda Maria

Gerbang "Pintu Surga"© KKN-T INFORMATIKA 2026

Gerbang "Pintu Surga"

Memulai peziarahan ke Maria Medali Wasiat diawali memasuki gerbang "PINTU SURGA." Dua pohon yang menjulang tinggi, saling terhubung, dan membentuk gerbang menyambut para peziarah memulai peziarahan ini. Istilah Pintu Surga adalah gelar yang diberikan kepada Bunda Maria yang mengingatkan kita akan anugerah yang diterima oleh Bunda Maria, yaitu diangkat jiwa dan raganya. Dengan memulai peziarahan ini, kita dihantar menuju rahmat surgawi.

Jalan "Pohon Sukacita Kami"© KKN-T INFORMATIKA 2026

Jalan "Pohon Sukacita Kami"

Jalan setapak ini dipenuhi dengan pohon-pohon yang tinggi. Para peziarah diajak merenungkan Maria sebagai POHON SUKACITA. Sebagaimana Hawa adalah pohon yang melahirkan dosa, Maria adalah pohon yang melahirkan penebusan, sehingga mendatangkan sukacita bagi seluruh manusia. Para peziarah diajak menyusuri jalan ini dengan semangat sukacita penebusan.

Sumur "Bejana Rohani"© KKN-T INFORMATIKA 2026

Sumur "Bejana Rohani"

Sumur ini mengingatkan para peziarah akan kisah perkawinan di Kana dimana terjadi perubahan air menjadi anggur. Bunda Maria berkata, "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!" (Yoh. 2:5). Dengan menimba air dari sumur "BEJANA ROHANI" ini, para peziarah diajak mendengarkan kata-kata Maria yang mengajak kita mendengarkan dan melaksanakan perintah Putera-Nya.

Altar "Tahta Kebijaksanaan"© KKN-T INFORMATIKA 2026

Altar "Tahta Kebijaksanaan"

Altar ini mengajak para peziarah untuk duduk menimba rahmat Sang Kebijaksanaan Ilahi, yaitu Yesus Kristus. Selama sembilan bulan Maria mengandung Sang Kebijaksanaan ini. Itulah sebabnya Maria digelari TAHTA KEBIJAKSANAAN. Para peziarah diundangkan untuk menimba rahmat kebijaksanaan dari Bunda Maria yang "menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya" (Luk. 2:19).

Gua "Tabut Perjanjian"© KKN-T INFORMATIKA 2026

Gua "Tabut Perjanjian"

Maria digelari TABUT PERJANJIAN karena di dalam Rahim Maria bersemayam Yesus, Sang Putra Allah, Sang Firman yang menebus dosa manusia. Batu karang ini melambangkan Janji Allah yang kokoh dan teguh. Para peziarah diajak berseru bersama Elisabet, "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu" (Luk. 1:42).

Via Crucis (Jalan Salib)© KKN-T INFORMATIKA 2026

Via Crucis (Jalan Salib)

Kata Via Crucis berasal dari bahasa latin yang berarti Jalan Salib. Orang juga mengenal dengan sebutan Via Dolorosa atau jalan penderitaan. Melalui doa Jalan Salib, umat diajak mengikuti kembali perjalanan penderitaan Tuhan Yesus, mulai dari saat Ia dijatuhi hukuman mati, sampai ia wafat di kayu salib dan dimakamkan. Inilah Jalan penderitaan yang membawa keselamatan dan kehidupan kepada seluruh umat manusia.

Santa Perawan Maria Medali Wasiat

Santa Perawan Maria Medali Wasiat© KKN-T INFORMATIKA 2026

Patung Maria yang berada di gua ini adalah Patung Santa Perawan Maria Medali Wasiat. Pemilihan patung ini karena berkaitan dengan devosi kepada Maria Medali Wasiat yang dimiliki oleh Romo-Romo CM. Devosi ini berawal dari penampakan Perawan Maria kepada Sr. Katarina Laboure, PK pada tanggal 27 November 1830 di mana Suster Katarina melihat SP Maria berdiri di atas bola dunia, membuka tangannya, dan memancarkan sinar yang sangat indah dari jari-jarinya yang melambangkan karunia-karunia bagi mereka yang memintanya.

SP Maria juga berpesan kepada Suster Katarina untuk membuat sebuah medali: "Buatlah medali menurut bentuk ini. Mereka yang mengenakannya, apalagi dikenakan pada lehernya, akan menerima karunia-karunia yang besar, dan berkat yang berlimpah akan diberikan kepada mereka yang percaya."

Sinar

Melalui perantaraannya Maria membagikan rahmat Allah kepada dunia.

Kaki Menginjak Ular

Di atas bola dunia, ular adalah iblis. Maria menolong kita dalam pertempuran melawan si jahat.

Dua Hati

Milik Yesus dan Maria, melambangkan kekuatan kasih dan penyerahan total.

12 Bintang

Ke-12 rasul, melambangkan Gereja.

Huruf M dengan Salib

"M" inisial Maria bertaut dengan salib Kristus, lambang pertautan keduanya.

Doa Harian Medali Wasiat

O Maria, yang dikandung tanpa noda dosa, doakanlah kami yang berlindung kepadamu. (3x)

Doa Novena Medali Wasiat

Perawan Maria yang tak bernoda, Bunda Tuhan kami Yesus Kristus dan Bunda kami, kami begitu mempercayai pengantaraan Bunda, karena engkau tak pernah gagal, dan hal ini seringkali engkau tunjukkan melalui Medali Wasiat. Kami anakmu yang penuh kasih dan percaya ini, berdoa kepadamu, agar engkau memohonkan rahmat dan bantuan yang kami minta selama novena ini, jika memang hal itu bermanfaat bagi kami dan bagi orang-orang yang kami doakan.

- Sebutkan permohonan-permohonan anda -

Engkau tahu ya Maria, betapa sering hati kami menjadi tempat kudus Puteramu, yang membenci dosa. Mohonkanlah bagi kami kebencian mendalam atas dosa dan kemurnian hati yang akan membuat kami terpaut hanya pada Tuhan saja, dan dengan demikian semua pikiran, kata-kata dan tindakan kami mengarah untuk lebih memuliakan Tuhan.

Mohonkanlah bagi kami juga semangat berdoa dan menyangkal diri, sehingga kami dapat pulih melalui pertobatan yang terus-menerus dan pada akhirnya kami dapat mencapai tempat tinggal-mu, di mana engkau menjadi Ratu para malaikat dan manusia. Amin.

I: Ya Maria, yang dikandung tak bernoda
U: Doakanlah kami yang berlindung kepadamu. (3x)

Informasi Kontak & Partisipasi

Untuk kontak lebih lanjut, anda bisa menghubungi:

  • Sdri. Etha (082238001365)
  • Sdri. Delila (081393797664)
  • Ibu Etha Elmas (081245317094)

Sumbangan / Donasi Peziarah

Sumbangan dapat ditransfer melalui rekening:

Bank BNI
Nomor: 1846710444
a.n. TAMAN WISATA ROHANI MEYES

Ingin Berkunjung?

Bapak/Ibu yang ingin berkunjung ke Gua Santa Maria Medali Wasiat, silakan mengisi form pada link berikut:

bit.ly/goamariameyes